Jumat, 13 Agustus 2010

jenis serangga

Sebagian besar jenis serangga dan semua jenis laba-laba di kebun teh bermanfaat.
Mengapa, karena dapat membunuh dan memakan hama, juga ada fungsi lain yang
berguna, misalnya mengurai daun yang jatuh sehingga menjadi unsur hara. Karena
itu, semua serangga/laba-laba yang berguna untuk manusia sebaiknya dilestarikan.
Cara paling baik untuk melestarikannya adalah: jangan menggunakan pestisida
(racun kimia) bila belum diperlukan dan mengusahakan lingkungan
hidupnya yang paling cocok (konservasi).

Buku ini adalah buku petunjuk untuk petani mengenai musuh alami, hama dan
penyakit yang biasanya dapat ditemukan di kebun teh di Indonesia.
Petani teh sebaiknya mengetahui ciri-ciri dan tanda-tanda musuh alami ini, serta
dapat mengenalinya di kebun tehnya sendiri.
Petani sebaiknya juga melakukan pengamatan sederhana di kebun teh setiap
minggu untuk mengamati musuh alami, hama, penyakit dan gulma. Petani dapat
memutuskan bagaimana sebaiknya melestarikan serangga bermanfaat dan
laba-laba, serta melindungi tanamannya.
Pengamatan mingguan di kebun teh merupakan kegiatan yang sangat penting.
Bila petani mengamati kebunnya secara teliti setiap minggu, dia akhirnya dapat
menjadi ahli atau manajer kebun yang trampil. Dengan keahlian ini, dia dapat
memutuskan tindakan apa yang paling baik untuk mengelola kebun tehnya secara
optimal dan sedini mungkin.

Minggu, 06 Juni 2010

gimana cara penyaringan bakteri

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ekstrak daun dan biji nimba Azadirachta indica A. Juss terhadap aktivitas makan belalang Valanga nigricornis Burm. dengan metoda pilihan ( choise method) dan tanpa pilihan (no-choise method). Pengujian ekstrak dengan metode pilihan menunjukkan bahwa hambatan makan belalang naik sejalan dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak nimba.

Pada konsentrasi 0,25% dan di atasnya, hambatan makan belalang telah mencapai 100%,. sedangkan pada konsentrasi 0, 125%, 0,062% dan 0,031% memberikan hambatan makan masingmasing sebesar 89,61%, 70,34% dan 15,69% untuk ekstrak daun nimba dan 94,46%, 68,72% serta 17,26% untuk ekstrak biji nimba. Pengujian ekstrak nimba dengan metoda tanpa pilihan memperlihatkan bahwa konsumsi daun dan produksi feses belalang menurun dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak.

Pada konsetrasi 2,5% baik ekstrak daun maupun biji nimba telah menyebabkan penurunan konsumsi daun dan produksi feses lebih dari 50%. Injeksi ekstrak daun nimba pada belalang ternyata dapat menurunkan laju masuk makanan menuju usus pada dosis 8 ul/gram berat badan. Ekstrak daun nimba yang diberikan melalui media tanaman ternyata tidak memperlihatkan aktivitas sistematik pada konsentrasi 0,3%-0,5%.



JADI SAYA BELUM TAHU GIMANA CARA MENYTERILKAN EKSTRAK DAUN MIMBA AGAR TERBEBAS DARI BAKTERI DAN SEJENISNYA......COMEN YOOOOO